Testis Mengkerut Termasuk Penyakit Kelamin Pada Pria?

penyakit kelamin pada pria

Sudah tahukan bahwa testis dapat mengerut jika Anda berada di udara dingin, kondisi ini termasuk penyakit kelamin pada pria?. Bagi kalangan pria kondisi merupakan hal umum, namun belum banyak kalangan yang mengetahui secara medis. Maka kali ini kami akan mengulas secara lengkap, simak dibawah ini.

Baca juga: Penyakit Menular Seksual Apakah Bisa Diobati?

konsultasi

Apakah Testis Mengkerut Termasuk Penyakit Kelamin Pada Pria?

Testis secara alami akan mengerut atau ukurannya menjadi kecil ketika mereka terserang suhu dingin. Sebaliknya, testis juga bisa menjadi lebih elastis ketika berada di suhu yang hangat. Karena sperma yang disimpan dalam testis perlu diatur pada beberapa suhu tertentu.

Mengapa demikian? Tubuh semua manusia mempunyai sistem untuk mengatur panas dan dingin yang masuk untuk mempertahankan aliran darah ke saluran tubuh, terutama organ vital Anda.

Nah untuk mengatur aliran darah pada seluruh tubuh, Anda harus mengurangi aliran darah ke anggota tubuh lainnya seperti kaki, jari, bahkan testis. Selain itu, alasan testis mengerut yakni untuk melindungi sperma dari suhu dingin.

Sebab testis merupakan sebuah tempat untuk memproduksi sperma, suhu ideal untuk menjaga sperma aman dan mencegah pengerutan yakni 36 derajat suhu tubuh normal.

Sedangkan otot mempunyai peran untuk mengerutkan dan melonggarkan testis, bagian tersebut dikendalikan oleh otot kremaster, ini akan berguna untuk mengatur rangsangan suhu dari lingkungan dimana testis berada.

konsultasi
penyakit kelamin pada pria

Penyebab Lain Testis Mengerut, Selain Udara Dingin

Kurang tidur

Beberapa sumber menunjukan bawah kalangan yang kurang tidur bisa menjadi penyebab utama testis mengerut. Bahkan dalam sebuah penelitian pria mudah mudah yang mempunyai jadwal tidur yang buruk, mengalami berbagai gejala tidur, dan beberapa kebiasaan lainnya akan mendapati penyakit kelamin pada pria atau testisnya mengerut. Para penderita harus mengambil sampel darah serta jumlah sperma untuk diukur.

Lalu bagaimana hasilnya? Sebuah penelitian tersebut menemukan bahwa kalangan pria yang mempunyai masalah tidur seperti insomnia atau suka tidur larut malam atau jam tidurnya tidak teratur akan mengalami penurunan jumlah sperma yang mereka miliki.

Terlebih sebuah sumber mengatakan bahwa sperma yang mereka miliki mempunyai kualitas yang buruk serta testis mudah mengerut dan menjadi lebih kecil dari ukuran pada umumnya.

Tubuh terpapar bahan aluminium

Jangan salah, menggunakan bahan dasar aluminium akan membuat testis mudah mengerut, bagaimana bisa penyakit kelamin pada pria ini terjadi? Khususnya dalam hal makanan, banyak kalangan yang menggunakan kertas alumunium untuk membuat makanan mereka tetap hangat dalam jangka panjang. Bahkan bahan-bahan alumunium ini banyak digunakan untuk proses pembuatan makanan.

Sayangnya paparan aluminium dalam jumlah tinggi dalam tubuh akan menyebabkan sperma menurun dan bahkan pria akan mengalami ketidaksuburan. Sebuah penelitian bahkan meneliti sampel sperma dan kandungan bahan aluminium dalam tubuh. Hasil yang ditemukan, mayoritas pria yang terpapar bahan aluminium mempunyai jumlah sperma yang rendah, bahkan mereka dikatakan sebagai pria kurang subur.

Paparan dari alumunium ini akan menyebabkan penyakit kelamin pada pria yakni stress pada testis, sel sperma yang dihasilkan menjadi tidak sehat, bahkan dampak yang terlihat yakni testis mengerut atau menyusut ukuran dari aslinya. Anda bisa membatasi penggunaan bahan alumunium dan memilih sebuah peralatan yang bebas kimia.

Anda bisa menggunakan peralatan makan berbahan plastik atau botol kaca untuk sehari-harinya, yang mana aman untuk tubuh dan testis Anda. Jika Anda mendapatkan tanda dan gejala yang mengganggu segera lakukan konsultasi bersama kami di Klinik Apollo Jakarta. Mengenai reservasi Anda bisa hubungi 081233881616. Demikian mengenai penyakit kelamin pada pria, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.