Sipilis Pada Pria Apakah Bisa Diatasi Dengan Cepat?

sipilis pada pria

Sipilis pada pria adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri. Infeksi yang tidak segera diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan dalam jangka panjang termasuk penyakit otak. Sipilis dapat meningkatkan penularan HIV. Sipilis adalah IMS yang dapat diobati dan disembuhkan dengan pengobatan antibiotik. Jika tidak segera diobatu dari waktu ke waktu sipilis dapat mempengaruhi otak, sumsum tulang belakang dan organ tubuh lainnya. Memiliki sipilis yang tidak segera diobati juga dapat meningkatkan risiko terkena HIV.

Apa Yang Dimaksud Dengan Sipilis?

Sipilis pada pria biasanya ditularkan melalui kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi. Tingkat sipilis dapat meningkat terutama sipilis pada pria yang berhubungan seksual dengan pria lagi. Namun tingkat sipilis pada pria dan wanita heteroseksual juga dapat meningkat. Untuk mengatasinya, bisa dengan melakukan tes atau pengujian dan pemeriksaan mengenai sipilis sejak dini dan hindari kontak seksual secara bebas.

konsultasi

Apa Yang Menjadi Penyebab Utama Sipilis?

Sipilis menyebar atau menular melalui kontak dengan luka (chancre) atau gejala sipilis lainnya. Sipilis pada pria ini disebabkan oleh bakteri yang bernama Treponema Pallidum. Kondisi ini dapat menyebar atau menular dengan melakukan seks oral, seks vaginal atau seks anal atau dengan mencium seseorang yang memiliki luka sipilis di mulutnya. Seseorang yang aktif secara sekusal kemungkinan berisiko sipilis.

Kondisi ini ditularkan dari orang ke orang melalui kontak secara langsung dengan borok sipilis atau darah yang terinfeksi melalui mikrotraumas selama hubungan seksual tanpa kondom. Ulkus sipilis paling sering terjadi pada alat kelamin dan area dubur akan tetapi juga dapat ditemukan di bibir atau di mulut. Seks vaginal, seks oral dan seks anal adalah cara utama penularan infeksi dari 1 orang ke orang lainnya.

konsultasi

Kenali Tanda-Tanda Sipilis Pada Pria

Penderita sipilis tanpa gejala apapun namun masih dapat menularkannya pada orang lain. Gejala awal sangat mirip dengan banyaknya penyakit lainnya. Sipilis memiliki beberapa tahapan diantaranya:

1. Tahap Primer
Luka tidak nyeri (chancre) dapat muncul di area tempat kuman pertama kali memasuki tubuh dan biasanya pada penis, anus, mulut, bibir atau tangan. Terasa keras dan berbentuk bulat serta biasanya muncul dimana saja dari 9 hari hingga 90 hari (rata-rata 21 hari) setelah paparan. Luka pada penis kemungkinan tidak diperhatikan dan dapat menghilang dengan sendirinya dalam waktu 3 minggu hingga 6 minggu. Namun bahkan tanpa arsa sakit masih bisa membawa kuman dan menularkannya pada orang lain.

2. Tahap Sekunder
Selama tahap ini, kemungkinan memiliki gejala seperti flu selama 3 minggu hingga 6 bulan setelah infeksi. Bisa juga adanya ruam di telapak tangan, di telapak kaki atau di area selangkangan. Ruam kemungkinan mengenai seluruh tubuh. Bakteri hidup dalam ruam, sehingga setiap kontak fisik (seksual dan non seksual) dengan ruam dapat menyebarkan atau menularkan infeksi. Ruam biasanya sembuh dalam 2 minggu hingga 6 minggu dan dapat hilang tanpa adanya pengobatan. Tahap ke 2 juga dapat mencakup:

• Demam.
• Sakit kepala.
• Sakit tenggorokan.
• Pembengkakan kelenjar getah bening.
• Kerontokan rambut yang merata.
• Nyeri otot.
• Bercak atau luka berlendir di mulut.
• Kelelahan.
• Benjolan atau kutil di area yang hangat dan lembab.

3. Tahap Laten
Tahap ini biasanya muncul ketika sipilis tidak segera diobati. Seseorang dapat berada dalam tahap infeksi selama bertahun-tahun. Tahap ini bisa berlanjut ke tahap yang lebih serius lagi.

4. Tahap Tersier
Beberapa orang dapat mengembangkan tahap tersier. Kondisi ini terjadi ketika bakteri merusak jantung, mata, otak, sistem saraf, tulang, sendi atau bagian tubuh lainnya. Tahap ini dapat terjadi selama 10 tahun hingga 30 tahun setelah kontak pertama dengan infeksi dapat berlangsung selama bertahun-tahun dan dapat menyebabkan kematian. Tahap tersier dapat menyebabkan:

• Penyakit kejiwaan.
• Kebutaan.
• Penyakit jantung.
• Kelumpuhan.
• Kerusakan pada otak.

konsultasi

Bagaimana Sipilis Dilakukan Diagnosis?

Sipilis dapat dideteksi selama tahap infeksi awal dengan menyeka chancre untuk PCR. Pemeriksaan mikroskop jaringan atau cairan jaringan dari ulkus primer (chancre) atau Condyloma Lata lebih jarang dilakukan. Darah untuk tes atau pengujian serologis diperlukan untuk diagnosis. Tes atau pengujian serologis berubah positif sekitar 5 minggu hingga 6 minggu setelah tertular infeksi. Dalam beberapa kasus, cairan serebrospinal dapat diuji untuk mengkonfirmasi neurosifilis.

sipilis pada pria

Cara Tepat Mengobati Sipilis Pada Pria

Pengobatan intravena menjadi pengobatan utama untuk semua tahapan sipilis pada pria. Pengobatan antibiotik lain tidak terlalu dapat diandalkan, akan tetapi bisa direkomendasikan pengobatan lain jika memiliki alergi. Seseorang yang juga terinfeksi HIV kemungkinan tidak terlalu merespon terhadap pengobatan sehingga memerlukan tindak lanjut yang cermat.

Kegagalan dalam pengobatan dapat terjadi pada setiap tahapan infeksi. Oleh karena itu tindak lanjut yang dekat dengan tes atau pengujian serologi berulang selama 1 tahun hingga 2 tahun sangat penting. Sipilis asimtomatik (laten) harus diobati untuk mencegah terjadinya komplikasi lanjut (tahap tersier).

Semua aktifitas seksual harus dicegah sejak semua luka sipilis benar-benar sembuh dan pengobatan selesai. Untuk lebih jelasnya hubungi kami di kontak nomor 081233881616 atau dengan melakukan konsultasi melalui layanan konsultasi online seperti dibawah ini. Dokter dapat merekomendasikan pengobatan terbaiknya untuk Anda.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website kesehatankelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.