Penyakit Kelamin Pada Wanita Jenis Klamidia

penyakit kelamin pada wanita

Penyakit kelamin pada wanita jenis klamidia dapat mengintai siapapun, wanita yang aktif berhubungan seksual menjadi semakin mudah terserang bakteri ini, dibandingkan seorang pria. Hal apa saja yang seharusnya Anda pahami mengenai penyakit menular seksual wanita jenis klamidia? Adakah cara mencegah dan mengatasi infeksi? Simak ulasan selengkapnya bersama kami dibawah ini.

Baca juga: Jenis Penyakit Kelamin Seksual

konsultasi

Apa Itu Penyakit Kelamin Pada Wanita Jenis Klamidia?

Klamidia merupakan sebuah penyakit kelamin pada wanita yang disebabkan oleh jenis bakteri chlamydia trachomatis. Klamidia adalah sebuah penyakit menular seksual yang sangat umum. Karena tidak ada tanda dan gejala tertentu ketika Anda terserang infeksi, namun penyakit ini mudah sekali menyebar dan menularkan kepada pasangan.

Klamidia disebabkan oleh jenis bakteri yang menyebar melalui hubungan seksual. Namun hanya melalui sebuah cairan yang keluar dari kelamin infeksi mudah menyebar, tidak melalui kamar mandi bersama, tempat makan bersama, atau ciuman.

Bagaimana Gejala Klamidia Pada Wanita?

Seperti yang sudah kami ulaskan diatas, klamidia terkadang tidak memunculkan tanda dan gejala. Oleh karena itu, sulit bagi seorang wanita untuk mengetahui mereka menderita klamidia atau sebaliknya, karena pada umumnya wanita kesulitan merasakan tanda kehadiran virus tersebut.

Maka dari itu sangat penting untuk segera periksakan kondisi ke dokter, bagi Anda yang aktif berhubungan seksual. Dokter dapat memberi tes yang berhubungan untuk pemeriksaan lebih lanjut, bahkan jika Anda tidak mempunyai gejala sama sekali.

Terkadang terdapat beberapa tanda dan gejala klamidia pada wanita yang bisa muncul sebagai berikut.

•Nyeri ketika berhubungan seksual dan perut bagian bawah

•Sakit atau nyeri ketika buang air kecil

•Sering mengalami keputihan berlebihan

•Terkadang tubuh penderita merasakan demam, sakit kepala dan nyeri otot

•Perdarahan ketika haid yang berlebihan

Apabila dibiarkan atau tidak diobati, penyakit kelamin pada wanita ini bisa menyebabkan infeksi pada uretra atau saluran kencing serta peradangan atau bengkak yang disebabkan oleh infeksi di bagian serviks. Kondisi ini juga bisa menyebabkan penyakit radang panggul, rahim, saluran tuba, dan infeksi pada uterus. Penyakit radang panggul bisa menyebabkan wanita tidak subur atau kehamilan ektopik di kemudian hari.

konsultasi

penyakit kelamin pada wanita

Apakah Klamidia Pada Wanita Bisa Disembuhkan?

Dokter pada umumnya akan melakukan diagnosa pada klamidia dengan menjalankan uji pemeriksaan pada urin. Jika Anda pernah terserang klamidia dan terdiagnosa kembali, dokter akan memberi obat antibiotic, yang bisa menyembuhkan infeksi kurang lebih selama 10 hari. Selain itu, selama masa penanganan, Anda tidak bisa menjalankan hubungan seksual selama masa tersebut, hal ini untuk mencegah penyebaran klamidia.

Bagaimana Cara Mencegah Agar Tidak Tertular Klamidia?

Seperti penyakit kelamin pada wanita lainnya, klamidia pada wanita sebenarnya bisa dicegah. Anda sebaiknya Anda setia kepada pasangan. Selain itu, ketika membersihkan vagina, Anda dapat menggunakan produk pembersih yang mengandung povidone-iodine untuk pencegahan infeksi vagina, terutama pada siklus haid.

Lebih baik mencegah penyakit menular seksual wanita daripada mengobatinya, dan cara mencegah infeksi ini dengan menggunakan pengaman ketika berhubungan seks, Anda juga harus pastikan pasangan terbebas dari infeksi kelamin. Tips dan metode diatas bisa membantu mencegah klamidia pada kalangan wanita.

Namun jika tips tersebut tidak berjalan pada penyakit Anda, segera lakukan konsultasi bersama kami Klinik Apollo Jakarta untuk memperoleh penanganan lebih cepat. Mengenai reservasi Anda bisa hubungi kontak person 081233881616. Demikian kami sampaikan mengenai penyakit kelamin pada wanita, semoga bermanfaat.

konsultasi
Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.