Langkah Pencegahan Ciri Ciri Sipilis

ciri ciri sipilis

Penyakit ciri ciri sipilis merupakan sebuah kondisi yang tidak bisa diabaikan. Infeksi ini dapat menyerang siapapun, tak terkecuali anak-anak. Pada umumnya, penularan infeksi berbahaya ini melalui kontak seksual. Tidak hanya itu, seorang ibu yang terinfeksi penyakit ini dapat menularkannya pada janin.

Agar penyebaran infeksi dapat segera dicegah, karenanya Anda harus tahu mengenal langkah pencegahan penyakit ciri ciri sipilis. Perlu dipahami, gejala infeksi ini akan berlangsung kurang lebih 4 minggu, terkadang bisa sampai 13 minggu.

Baca juga: Obat-Obatan Untuk Penyakit Sipilis Pada Wanita

konsultasi

Bagaimana Langkah Pencegahan Ciri Ciri Sipilis

Kemudian akan timbul benjolan di area kelamin, terkadang disertai rasa nyeri tulang seperti flu, pusing-pusing, yang akan hilang dengan sendirinya tanpa perlu diobati. Selain itu, akan ada bercak kemerahan pada tubuh kurang lebih 12 minggu setelah berhubungan badan.

Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan sering kali penderita tak memperhatikan masalah ini. Selama 2 sampai 3 tahun pertama, penyakit menular seksual tidak akan menunjukan tanda dan gejala apapun, masa ini disebut dengan laten. Namun setelah 10 tahun, penyakit sipilis akan menyerang pembuluh darah, jantung dan saraf otak.

Pada kalangan wanita hamil, infeksi ciri ciri sipilis dengan mudah ditularkan kepada janin yang berada dalam kandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan pada hati, kulit, limpa atau mengalami gangguan jiwa.

Penyakit ini mempunyai berbagai stadium infeksi. Setelah Anda terserang sifilis, ada yang dinamakan masa inkubasi, yakni masa sebelum timbulnya gejala luka terbuka yang disebut dengan chancre kurang lebih 9 sampai 90 hari, pada umumnya mayoritas ketika menginjak hari ke 21 sudah bisa terlihat.

Stadium pertama pada sifilis dapat terlihat dari luka terbuka yang disebut dengan chancre area rektal, mulut dan genital. Stadium kedua akan muncul kurang lebih 1 sampai 6 bulan. Stadium laten merupakan fase ketika penderita harus diperiksa dengan tes lab, jika hasilnya positif.

Namun gejala dan tanda bisa timbul atau tidak sama sekali. Karena penyakit ini mempunyai berbagai macam stadium, maka proses pencegahan ciri ciri sipilis harus dijalankan segera.

konsultasi

ciri ciri sipilis

Bagaimana Cara Menangani Penyakit Sifilis

Jadi penyakit sifilis bisa menular tanpa harus berhubungan badan. Penyakit ini bahkan bisa menular melalui jarum suntik. Maka dari itu, jangan berbagi jarum suntik dengan sembarangan orang. Gunakan jarum yang sudah disterilkan.

Hal penting lain yang tidak boleh diabaikan terutama kepada ibu hamil yang mempunyai riwayat sipilis yakni jalankan tes darah. Tes tersebut pada umumnya dilakukan ketika usia kehamilan berada di bulan 3 sampai 5, dan harus di ulang secara berkala apabila hasilnya positif.

Jika tidak segera ditangani, bayi yang terinfeksi bisa lahir tanpa gejala, namun kondisi akan berubah dalam beberapa minggu. Bayi yang tidak ditangani bisa mengalami keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan, mengalami kejang-kejang sampai meninggal.

Bagaimana Penanganan penyakit sifilis

Pengobatan sipilis menjadi mudah dijalankan dengan menggunakan antibiotic berupa suntikan atau penisilin. Jika tak segera ditangani, sipilis bisa menjadi penyakit yang cukup berbahaya dan penderita beresiko mengalami kematian.

Jika Anda sudah terinfeksi sipilis kurang dari satu tahun, dosis penisilin biasanya hanya untuk hancurkan infeksi. Bagi kalangan yang alergi pada penisilin, dokter akan memberi obat antibiotik lainnya. Jika Anda berada di tahap akhir infeksi ini, dosis yang tinggi mungkin akan dibutuhkan.

Jika Anda mengalami tanda dan gejala diatas, lakukan konsultasi bersama kami di Klinik Apollo Jakarta. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi 081233881616. Demikian mengenai ciri ciri sipilis, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.