Ketahui Beberapa Cara Mengobati Herpes Menular

cara mengobati herpes

Virus herpes biasanya menyebar atau menular. Ketahui cara mengobati herpes dengan benar dan tepat terutama diobati sejak dini. Penyebaran atau penularan herpes melalui kontak dengan lepuhan. Namun seseorang dengan herpes dapat menularkan virus dari area genital dan dapat menginfeksi orang lain bahkan tanpa adanya lepuhan.

Luka di mulut merupakan sumber infeksi genital yang potensial selama kontak mulut ke kelamin (seks oral). Infeksi bayi dapat terjadi selama persalinan pervaginam jika seorang ibu menderita herpes genital, terutama jika adanya gejala pertama. Bayi yang terinfeksi dengan cara ini bisa mengalami sakit parah. Konsultasikan dengan dokter mengenai riwayat penyakit herpes ini sehingga risiko komplikasi ini dapat diminimalisir.

Fakta Umum Mengenai Herpes

Herpes genital adalah infeksi kulit dan selaput lendir (lapisan tipis dan lembab dari banyak bagian tubuh seperti hidung, mulut, tenggorokan dan alat kelamin) di area genital dan sekitarnya (anus, bokong dan bagian dalam paha) disebabkan oleh virus tipe 1 dan tipe 2. Ke 2 jenis virus ini dapat menginfeksi mulut (menghasilkan luka) atau area genital (herpes genital). Pada seseorang dengan usia dibawah 25 tahun, virus herpes paling sering disebabkan oleh tipe 1, sedangkan pada seseorang dengan usia diatas 25 tahun, virus herpes paling sering disebabkan oleh tipe 2.

konsultasi

Apa Yang Menyebabkan Herpes?

Herpes Simpleks Virus (HSV) tipe 1 ditularkan melalui sekresi oral atau luka pada kulit dan dapat menyebar atau menular melalui ciuman atau berbagi benda seperti sikat gigi atau peralatan makan lainnya. Secara umum, seseorang bisa tertular infeksi Herpes Simpleks Virus (HSV) tipe 2 selama kontak seksual dengan seseorang yang terinfeksi infeksi HSV tipe 2 genital.

Sangat penting untuk mengetahui bahwa HSV tipe 1 dan HSV tipe 2 dapat menyebar atau menular meskipun lukanya tidak ada. Wanita hamil dengan herpes genital harus mengkonsultasikannya dengan dokter, karena herpes genital dapat ditularkan pada bayinya selama persalinan. Pada kebanyakan orang dengan virus herpes yang dapat melalui masa tidak aktif atau gejala dapat disebabkan oleh kondisi seperti:

• Penyakit umum (muncul dari penyakit ringan hingga kondisi serius).
• Kelelahan.
• Stress fisik atau emosional.
• Imunosupresi akibat AIDS atau obat-obatan seperti kemoterapi atau steroid.
• Trauma ke area yang terkena termasuk aktifitas seksual.
• Haid.

konsultasi

Apa Saja Tanda Dan Gejala Pada Herpes?

Munculnya lepuhan atau gejala. Gejala pertama akan muncul paling cepat 2 hari setelah tertular virus atau paling lama 30 hari setelahnya. Gejala umum untuk pria termasuk luka pada penis, skrotum atau bokong (didekat atau di sekitar anus). Gejala umum pada wanita termasuk lepuhan di sekitar atau didekat vagina, anus atau bokong. Gejala umum untuk pria dan wanita meliputi:

• Lepuhan dapat muncul di mulut dan di bibir, di wajah dan di area lain yang bersentuhan dengan area yang terinfeksi.
• Area yang terinfeksi sering terasa gatal atau kesemutan sebelum munculnya lepuhan yang sebenarnya.
• Lepuhan dapat menjadi ulserasi (luka terbuka) dan mengeluarkan cairan.
• Kerak dapat muncul diatas luka dalam waktu 1 minggu setelah gejala.
• Kelenjar getah bening kemungkinan menjadi bengkak. Kelenjar getah bening melawan infeksi dan peradangan dalam tubuh.
• Kemungkinan akan mengalami sakit kepala, terasa sakit pada tubuh dan demam.

Gejala umum untuk bayi yang baru lahir dengan herpes (tertular melalui persalinan pervaginam) dapat meliputi bisul pada wajah, tubuh dan alat kelamin. Bayi yang dilahirkan dengan herpes genital dapat mengalami komplikasi dan sakit yang parah seperti kebutaan, kerusakan pada otak dan kematian.

Sangat penting untuk mengkonsultasikan dengan dokter jika menderita herpes genital jika sedang hamil. Dokter dapat mengambil tindakan pencegahan untuk virus dari penularan pada bayinya selama persalinan dengan 1 metode yang kemungkinan bayi akan dilahirkan melalui operasi caesar daripada persalinan normal melalui vagina.

konsultasi

Bagaimana Cara Herpes Didiagnosis?

Penampilan virus herpes adalah tipikal dan tidak memerlukan tes atau pengujian untuk memastikan diagnosisnya. Jika tidak dapat dipastikan, maka herpes dapat didiagnosis dengan menggunakan tes atau pengujian di laboratorium termasuk tes atau pengujian DNA atau PCR dan kultur virus. Herpes didiagnosis dengan mengambil sampel dari area yang terinfeksi selama adanya gejala.

Virus biasanya akan tumbuh dari kapas yang diambil dari luka yang pecah. Tes atau pengujian ini akan mengidentifikasi strain (tipe 1 dan tipe 2) dari virus herpes. Tes atau pengujian PCR di laboratorium patologi juga dapat digunakan. Tes atau pengujian darah dapat membantu mendiagnosis dalam beberapa kasus akan tetapi hasilnya kemungkinan sulit untuk difahami.

cara mengobati herpes

Bagaimana Cara Mengobati Herpes Dengan Cepat?

Meskipun tidak ada obat-obatan untuk herpes, namun dengan mengetahui cara mengobati herpes dapat meringankan gejala. Dengan mengetahui cara mengobati herpes dapat mengurangi rasa sakit yang terkait dengan gejala dan dapat mempersingkat waktu penyembuhan. Selain itu juga dengan mengetahui cara mengobati herpes dapat mengurangi jumlah keseluruhan gejala.

Untuk mengetahui cara mengobati herpes terbaik dapat dilakukan hanya di Klinik Apollo. Berbagai cara mengobati herpes dapat dikonsultasikan langsung dengan dokternya. Karena di Klinik Apollo difasilitasi dengan perlengkapan atau peralatan medis yang sudah canggih serta modern, maka cara mengobati herpes juga sangat bervariasi menurut tingkat keparahan kondisi penderitanya. Segera hubungi kami di nomor 081233881616 atau dengan melakukan layanan dibawah ini.

konsultasi
Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website kesehatankelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.