Kenali Setiap Tanda Dan Ciri Ciri Penyakit Raja Singa

ciri ciri penyakit raja singa

Penyakit raja singa atau sipilis adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Kenali setiap ciri ciri penyakit raja singa ini agar mudah mengobatinya sesuai penyebabnya. Penyakit raja singa ini dapat menyebar atau menular ketika seseorang terlibat kontak dengan luka. Penularannya dapat melalui ciuman, seks anal, seks oral atau seks vaginal, berbagi mainan seks (seks toys), berbagi jarum suntik, merokok atau mengkonsumsi obat-obatan terlarang, kehamilan atau kelahiran dari ibu yang terinfeksi.

Kuman yang menyebabkan penyakit raja singa ini dapat menyebabkan luka atau bisul pada alat kelamin dan di dalam rektum serta mulut. Luka ini bisa menjadi titik masuknya HIV dan infeksi menular seksual (IMS) lain untuk masuk ke dalam tubuh. Bakteri dapat memasuki sistem limfatik atau aliran darah. Bakteri juga dapat cepat menyebar atau menular ke seluruh tubuh dan mencapai otak.

konsultasi

Apa Itu Penyakit Raja Singa?

Penyakit raja singa atau sipilis adalah IMS yang ditularkan melalui kontak dengan luka atau chancre. Ciri ciri penyakit raja singa telah meningkat terutama pada pria yang berhubungan seksual dengan pria lagi. Dalam beberapa tahun, jumlah kasus baru telah meningkat. Ciri ciri penyakit sipilis sangat bervariasi dari chancre yang tidak terasa nyeri, sakit atau ruam hingga demam, sakit kepala, masalah penglihatan atau ciri ciri penyakit jengger ayam yang lebih serius.

Jika diketahui sejak dini, penyakit jengger ayam dapat diobati secara efektif. Jika tidak segera diobati, penyakit jengger ayam dapat menjadi penyakit kronis dan serius. Pada seseorang dengan HIV positif, penyakit raja singa dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat dan terkadang lebih sulit untuk diobati daripada seseorang dengan HIV negatif. Seseorang yang terinfeksi penyakit raja singa dan HIV juga dapat menularkan HIV dengan lebih mudah.

Apa Penyebab Utama Penyakit Raja Singa?

Treponema Pallidum adalah penyebab penyakit raja singa. Treponema Pallidum adalah bakteri yang tipis dan memanjang yang tidak dapat dengan mudah divisualisasikan dengan mikroskop. Untuk mengetahui penyebab pastinya segera lakukan konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter. Dengan mengetahui penyebabnya, pengobatan akan lebih mudah dilakukan.

konsultasi

Beberapa Ciri Ciri Penyakit Raja Singa

Pada kebanyakan orang dengan penyakit raja singa awalnya tidak mengalami ciri ciri penyakit raja singa (namun masih dapat menularkannya dan tetap berisiko mengalami komplikasi). Dan yang lainnya dapat mengalami berbagai ciri ciri penyakit raja singa yang dapat berkisar dari yang ringan hingga yang parah. Jika tidak segera diobati, penyakit raja singa dapat menyebabkan penyakit serius.

1. Tahap Primer
Pada tahap awal penyakit raja singa, luka dapat muncul didalam penis, vagina, dubur atau mulut dan biasanya 2 minggu hingga 3 minggu setelah infeksi. Pada seseorang yang terinfeksi HIV, beberapa luka dapat muncul. Karena luka kemungkinan tidak menimbulkan rasa sakit dan dapat berkembang di area yang tersembunyi, tahap awal pada pria dan wanita bisa tidak diketahui.

Kelenjar getah bening di pangkal paha dapat menjadi bengkak dan biasanya dalam waktu 1 minggu dari luka penyakit raja singa muncul. Meskipun luka dapat sembuh dalam 4 minggu hingga 6 minggu, kelenjar getah bening dapat tetap membengkak selama beberapa bulan. Namun sangat penting untuk mengetahui penyakit raja singa pada tahap awal dapat memiliki ciri ciri penyakit raja singa yang ada maupun tidak ada dan kemungkinan tidak dapat diperhatikan keberadaannya oleh seseorang yang terkena dampaknya.

Oleh karena itu, pentingnya tes atau pengujian yang sering untuk penyakit raja singa untuk seseorang yang aktif secara seksual. Bakteri ini dapat ditemukan dalam cairan tulang belakang seseorang dengan tahap ini, terlepas dari adanya HIV positif atau HIV negatif. Kuman penyebabnya telah menembus sistem saraf pusat dan dapat menyerang otak. Ketika terjadi, neurosifilis dapat berkembang.

2. Tahap Sekunder
Pada tahap ini umumnya 2 minggu hingga 12 minggu setelah lukanya muncul, ciri ciri penyakit raja singa infeksi luas dapat terjadi. Ciri ciri penyakit raja singa sangat bervariasi akan tetapi sangat umum terjadi seperti ruam, demam yang ringan, kekurangan energi, sakit tenggorokan dan kurangnya nafsu makan.

Ruam dapat muncul pada batang akan tetapi juga dapat muncul di area lain seperti pada telapak tangan dan telapak kaki. Jika ruam memenuhi area yang berbulu, kerontokan rambut temporer dapat terjadi. Seperti penipisan alis, jenggor atau bagian kepala dapat menjadi ruam. Luka tanpa rasa sakit yang disebut bercak lendir dapat muncul pada jaringan yang basah pada alat kelamin, mulut, tenggorokan dan amandel.

Luka ini penuh dengan bakter dan sangat menular. Sebagian orang dengan tahap ini, otak dan sumsum tulang belakang (sistem saraf pusat) dapat terinfeksi dengan atau tanpa adanya ciri ciri penyakit raja singa. Beberapa orang kemungkinan mengalami ciri ciri penyakit raja singa seperti mengalami berdengin di telinga, penurunan kemampuan mendengar dengan jelas dan sakit kepala.

3. Tahap Tersier
Tanpa adanya pengobatan, tahap sekunder berubah menjadi tahap laten atau tahap tersier. Ini dapat berkembang dari 2 tahun hingga 30 tahun setelah infeksi. Pada tahap ini, tidak adanya ciri ciri penyakit raja singa dan infeksi hanya dapat dideteksi dengan tes atau pengujian darah. Namun penyakit ini akan terus menyebabkan kerusakan.

Pada tahap ini, setiap organ tubuh kemungkinan perlahan meradang dan dipengaruhi oleh bakteri. Tahap tersier dapat mempengaruhi sistem saraf (neurosifilis yang dapat memperkuat masalah neurokognitif terkait HIV), jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular), hati (menyebabkan kerusakan pada hati atau hepatitis), ginjal, mata dan sistem organ.

Jika tidak segera diobati pada tahap tersier maka dapat menyebabkan komplikasi termasuk kesulitan tidur, masalah lain, neuropati perifer (kerusakan saraf sistem saraf tepi), masalah mendapatkan dan mempertahankan ereksi, perubahan kepribadian, memori memburuk, kapasitas menurun, meningitis, kontrol otot yang buruk, sendi yang rusak, kejang dan terpukul. Dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit yang tidak segera diobati dapat mengancam jiwa.

konsultasi

Bagaimana Penyakit Raja Singa Didiagnosis?

Identifikasi bakteri melalui pemeriksaan secara langsung luka. Pemeriksaan secara lansung adalah untuk memastikan diagnosis. Dalam sebagian besar kasus tidak mungkin untuk melakukan diagnosis secara langsung, tes atau pengujian serologis adalah yang paling sering digunakan dalam mendiagnosis di laboratorium.

ciri ciri penyakit raja singa

Pengobatan Penting Untuk Penyakit Raja Singa

Penyakit raja singa mudah disembuhkan pada tahap awal. Pengobatan antibiotik intravena akan menyembuhkan seseorang yang menderita penyakit ini yang kurang dari 1 tahun. Dosis tambahan diperlukan untuk mengobati seseorang yang menderita penyakit ini selama lebih dari 1 tahun. Pada seseorang yang memiliki alergi terhadap pengobatan, maka pengobatan antibiotik lain disarankan untuk mengobati penyakit ini.

Namun untuk lebih jelasnya hubungi kami di Klinik Apollo untuk melakukan pengobatan lebih lanjut mengenai penyakit raja singa ini. Hubungi kami di kontak nomor 081233881616 atau dengan melalui layanan konsultasi medis secara online seperti dibawah ini. Biaya pengobatannya juga sangat terjangkau karena Klinik Apollo sangat memperhatikan kepuasan dan kesembuhan setiap pasiennya.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website kesehatankelamin.com hanya merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.