Ciri Ciri Kutil Kelamin Menyerang Penderitanya

ciri ciri kutil kelamin

Hpv atau Human papillomavirus merupakan sebuah virus yang menyerang permukaan kulit dan akan menyebabkan infeksi, lalu bagaimana ciri ciri kutil kelamin?. HPV merupakan infeksi yang cukup menular, dimana penyebaran virus terjadi melalui hubungan seksual atau bersentuhan secara langsung dengan penderita. Sebagian besar HPV memang tidak menimbulkan bahaya.

Walaupun demikian, infeksi virus ini merupakan penyebab kasus kanker serviks di dunia. Maka dari itu, Anda harus mewaspadai infeksi ini dengan mengetahui tanda dan gejala sedari dini.

Baca juga: Kebiasaan Yang Sebabkan Kehadiran Kutil Kemaluan

konsultasi

Bagaimana Ciri Ciri Kutil Kelamin Menyerang Penderitanya?

Infeksi virus Hpv seringkali tidak menimbulkan tanda dan gejala. Namun pada beberapa masalah, virus tersebut bisa menyebabkan tumbuhnya kutil di berbagai area seperti mulut, lengan, dan area kelamin lainnya. Berikut beberapa ciri ciri kutil kelamin yang ditimbulkan oleh bakteri HPV pada kulit sesuai dengan lokasi pertumbuhannya.

1.Kutil yang tumbuh di daerah wajah

Kutil yang timbul pada wajah pada umumnya mempunyai permukaan yang datar. Pada anak-anak, kutil tersebut sering muncul di daerah rahang bawah.

2.Kutil yang tumbuh jari, lengan dan bahu

Kutil yang tumbuh di daerah ini mempunyai bentuk berupa benjolan yang cukup kasar, kulit ini akan terasa nyeri dan mudah berdarah.

3.Kutil kelamin di area genital

Kutil kelamin mempunyai bentuk seperti jengger ayam dan tumbuh, baik pada kelamin wanita atau pria. Selain di kelamin, kutil juga bisa tumbuh di dubur yang menimbulkan rasa gatal.

4.Kutil yang tumbuh di telapak kaki

Kutil yang tumbuh di telapak kaki mempunyai bentuk benjolan keras dan cukup kasar, sehingga membuat penderitanya merasa tidak nyaman ketika jalan.

konsultasi

ciri ciri kutil kelamin

Cara Mendiagnosis Adanya Infeksi Kutil Kelamin

Jika Anda mempunyai ciri ciri kutil kelamin dan tumbuh pada permukaan kulit, sebaiknya jangan sepelekan dan segera kunjungi dokter untuk lakukan pemeriksaan. Untuk memperoleh diagnosa infeksi HPV, dokter akan melihat ciri ciri kutil yang muncul di area kulit.

Namun seperti yang sudah kami sampaikan sebelumnya, infeksi ini bisa saja tidak menimbulkan kutil atau berbagai gejala lainya, sehingga sulit di deteksi. Padahal infeksi HPV yang terjadi pada kelamin wanita dapat menyebabkan kanker serviks. Jadi untuk mendeteksi adanya infeksi HPV yang beresiko mengakibatkan kanker, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan, diantaranya:

1.Pap smear

Tujuan dari prosedur ini yakni untuk mengetahui perubahan kondisi serviks yang akan berpengaruh pada kanker yang diakibatkan infeksi HPV. Pap smear dilakukan dengan cara mengambil sampel sel serviks untuk diperiksa di lab.

2.Tes iva

Pemeriksaan ini dijalankan dengan cara meneteskan cari khusus asam asetat pada area genital Anda. Jika warna kulit berubah menjadi putih setelah memperoleh tetesan tersebut, itu artinya orang tersebut positif terserang infeksi Hpv.

3.Tes HPV DNA

Tes satu ini dijalankan untuk mendeteksi adanya unsur genetic dari virus yang mempunyai resiko besar menyebabkan kanker serviks.

Jadi kebanyakan kasus HPV sebenarnya bisa disembuhkan dengan sendirinya tanpa obat. Namun bagi wanita yang sudah terdiagnosa mengalami infeksi dan ciri ciri kutil kelamin, dokter akan menganjurkan penderita untuk melakukan tes kembali setiap setahun sekali.

Pemeriksaan berulang ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah penderita masih mempunyai HPV dan terdapat perubahan sel pada serviks yang bisa menjadi tanda dari adanya jaringan kanker serviks.

Bagi Anda yang merasakan tanda dan gejala diatas, segera lakukan konsultasi bersama kami di Klinik Apollo Jakarta untuk memperoleh penanganan terbaik. Untuk reservasi Anda bisa hubungi nomor 081233881616. Demikian menmgenai ciri ciri kutil kelamin, semoga bermanfaat.

konsultasi
Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.