Tips Atasi Rasa Nyeri Ketika Selaput Dara Robek

selaput dara robek

Selaput dara atau hymen merupakan jaringan yang menutupi bagian atau seluruh bibir vagina, lalu bagaimana atasi selaput dara robek dan nyeri?. Bentuk dari selaput dara ini berbeda-beda, namun pada umumnya berbentuk seperti bulan sabit. Dengan bentuk tersebut, darah haid dengan mudah mengalir melalui vagina.

konsultasi

Bagaimana Tips Atasi Rasa Nyeri Ketika Selaput Dara Robek

Selaput dara bisa robek ketika berhubungan seksual untuk pertama kalinya. Dalam beberapa kasus, selaput dara robek akan terasa nyeri. Namun jangan membayangkan sakitnya. Rasa sakit tersebut bisa dikurangi dengan tips-tips sederhana berikut ini:

1.Sampaikan kegelisahan pada suami

Kunci pertama agar hubungan seksual tidak sakit yakni berusaha untuk rileks. Tidak perlu ragu untuk menyampaikan kegelisahan atau kekhawatiranmu kepada suami. Dengan begitu, mereka menjadi lebih mudah memposisikan diri untuk membuat Anda merasa nyaman.

Beberapa sumber mengatakan, perasaan gugup dan tegang hanya akan membuat otot-otot vagina Anda menjadi tegang dan membuat hubungan seksual terasa menyakitkan. Ketika bercinta di malam pertama, usahakan jangan terburu-buru.

2.Pilih tempat yang super nyaman

Jangan berpikiran mengenai selaput dara yang akan robek di malam pertamamu. Pilihlah tempat yang nyaman dan kondisikan situasi Anda supaya perhatian bisa teralihkan dari rasa cemas tersebut.

konsultasi

selaput dara robek

3.Luangkan waktu yang cukup untuk foreplay

Sangat penting untuk merilekskan tubuh dan pikiran dengan meluangkan waktu khusus untuk foreplay. Anda bisa membuat suasana menjadi lebih bergairah. Ketika gairah sudah semakin menggebu-gebu, maka rasa sakit tersebut menjadi semakin berkurang, menjalankan secara rileks akan membuatmu lebih menikmati.

4.Hindari penggunaan pelumas dengan bahan minyak

Jika ingin menggunakan pelumas, hindari yang berbahan minyak. Untuk posisi amannya, gunakan yang berbahan air. Namun untuk pengalaman pertama, Anda harus lebih fokus untuk memperoleh mood yang tepat. Dengan begitu akan membuat Anda dan suami merasa nyaman di malam pertama.

5.Pahami seluk beluk selaput dara

Selaput dara robek karena berbagai macam hal. Misalnya penggunaan pembalut, aktivitas olahraga, atau cedera. Jangan bayangkan darah yang akan keluar karena robeknya selaput dara ini sebanyak darah menstruasi. Darah yang akan keluar hanya berupa bercak ringan. Bahkan beberapa kalangan wanita ada yang tidak mengalami pendarahan sama sekali.

Tidak hanya itu, ketika pengalaman pertama, kemungkinan selaput dara tidak robek hanya meregang. Rasa sakit yang diperoleh saat pertama kali berhubungan seksual karena adanya gesekan yang terjadi, tidak cukup pelumas pada vagina, hingga Anda belum memperoleh rangsangan. Jadi bukan karena selaput dara kita mempunyai saraf yang peka pada rasa sakit.

Jadi Anda jangan pernah cemas berlebihan. Anda bisa melakukannya dengan berbagai cara untuk membuat tubuh menjadi rileks, dari pada mengkhawatirkan mengenai rasa sakit karena selaput dara robek. Seperti informasi yang kita ketahui bersama, mitos mengenai hubungan selaput dara dengan keperawanan memang masih sering terdengar. Mayoritas orang berasumsi jika robeknya selaput dara bisa menentukan perawan atau tidaknya seseorang. Padahal selaput dara sendiri hanyalah membran.

Selaput dara bisa robek tanpa hubungan seksual sekalipun, tapi tidak sedikit kalangan yang mengalami selaput dara robek ketika berhubungan seks. Selaput dara bisa robek dengan sendirinya karena beberapa sebab, seperti perubahan hormonal, olahraga yang terlalu berlebihan, serta berbagai kegiatan fisik.

Kami Klinik Apollo akan membantu atasi masalah Anda dengan professional. Bersama kami semua masalah akan teratasi. Lakukan reservasi sekarang juga dengan mudah melalui nomor 081233881616. Demikian mengenai selaput dara robek, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.