Penyebab Sering Buang Air Kecil, Beresiko?

 Penyebab sering buang air kecil

Kondisi penyebab sering buang air kecil secara terus menerus dengan kandung kemih yang over memang cukup mengganggu. Beberapa mengeluh karena masalah ini sangat menyulitkan, perasaan ingin kencing terus menerus tanpa mengenal waktu, bahkan terkadang tidak bisa dikendalikan. Sebenarnya, apa yang menjadi penyebab kandung kemih jadi terlalu aktif? Cari tahu jawabannya bersama kami di ulasan singkat kali ini.

Baca juga: Ciri Dan Penyebab Infeksi Saluran Kencing

konsultasi

Apakah Penyebab Sering Buang Air Kecil Beresiko?

Kandung kemih merupakan sebuah kantung menyimpan urin yang dihasilkan oleh ginjal. Ketika urin sudah penuh, maka otot di sekitar kandung kemih akan berkontraksi atau merangsang saraf untuk kirimkan sinyal kepada otak. Lalu kemudian otak akan memerintahkan Anda untuk segera membuang air kencing tersebut.

Namun pada kalangan dengan masalah tertentu, kandung kemih sering mengalami masalah yakni berkontraksi tanpa sengaja. Padahal urin yang terkumpulkan belum terlalu penuh dan siap untuk di dorong ke bagian uretra untuk dibuang. Kondisi ini yang menggambarkan kandung kemih Anda terlalu aktif, sehingga membuat Anda selalu ingin buang air kecil terus menerus.

Dalam beberapa sumber, kontraksi otot kandung kemih yang berjalan tanpa disengaja memang menjadi penyebab utama Anda ingin buang air kencing terus menerus. Beberapa kondisi ini bisa menyebabkan kandung kemih Anda menjadi over, sebagai bagian dari gejala tersebut diantaranya:

1.Kelainan sistem saraf atau mengalami gangguan neurologis

•Penderita mengalami masalah pada parkinson atau gangguan progresif pada sistem saraf yang akan mempengaruhi kemampuan gerak.

•Penderita mengalami multiple sclerosis atau sebuah masalah pada sistem imun yang akan mempengaruhi sel saraf di bagian tulang belakang atau otot.

•Stroke yakni terganggunya fungsi otak akibat asupan darah yang tersumbat atau tidak tercukupi.

konsultasi

 Penyebab sering buang air kecil

2.Kerusakan saraf

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan rusaknya saraf, sehingga oab dengan mudah menyerang Anda, diantaranya:

•Terdapat infeksi di sumsum tulang belakang atau otak

•Seorang anak yang lahir dengan kondisi cacat pada tabung saraf

•Adanya komplikasi diabetes yang akan merusak saraf

•Penderita mengalami trauma pada panggul, tulang belakang atau perut yang diakibatkan oleh cedera atau prosedur operasi.

3.Kehamilan dan menopause

Terdapat janin pada rahim yang akan membuat tekanan pada kandung kemih. Tekanan ini akan merangsang otot kandung kemih untuk mendorong urin keluar lebih sering. Jadi kondisi ini akan menyebabkan wanita hamil menjadi lebih sering buang air kecil atau terkadang tidak bisa dikendalikan.

Selain seorang wanita hamil, kalangan yang masuk masa menopause juga akan mengalami oab. Tingkat hormone estrogen yang menurun dapat menyebabkan kandung kemih dan uretra semakin melemah. Kondisi ini dapat menimbulkan desakan penyebab sering buang air kecil tanpa bisa dikendalikan.

4.Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kencing dapat meningkatkan kegiatan otot kandung kemih, sehingga memicu penyebab sering buang air kecil secara terus menerus. Gejala dan tanda lain yang meliputi yakni rasa nyeri atau adanya sensasi terbakar ketika berkemih.

5.Penyumbatan di kandung kemih

Adanya pembesaran prostat, batu, tumor pada kandung kemih yang dapat meransang penyebab sering buang air kecil. Hal ini menyebabkan rasa ingin buang air kecil menjadi lebih sering, namun aliran urin yang dikeluarkan berjalan lemah dan lambat.

Jika Anda mengalami tanda dan gejala diatas, segera lakukan konsultasi bersama kami Klinik Apollo untuk mendapatkan penanganan segera. Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, Anda bisa reservasi di 081233881616. Demikian mengenai penyebab sering buang air kecil terus menerus, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.