Penyebab Anyang Anyangan Pada Wanita

anyang anyangan pada wanita

Ketika Anda merasa nyeri ketika buang air kecil atau urin yang keluar hanya sedikit namun sering, kemungkinan besar Anda sedang terserang anyang anyangan pada wanita. Lalu apa sebenarnya penyebab dari kondisi tersebut?

Anyang anyangan pada wanita jelas bukan masalah yang bisa Anda sepelekan. Jika dibiarkan, maka gangguan buang air kecil ini dapat memicu kerusakan pada ginjal, apalagi jika infeksi berkembang ke bagian atas. Untuk mencegahnya, Anda harus mengetahui lebih dulu kira-kira apa penyebab dari anyang-anyangan tersebut?

Dalam dunia medis, anyang anyangan disebut dengan polakisuria, yakni sebuah kondisi dimana kandung kemih tidak dapat menampung urin lebih dari 500 ml karena lapisan mukosa sedang meradang, sehingga penderitanya menjadi sering kencing.

Urin yang keluar sedikit-sedikit dan disertai rasa nyeri atau panas. Hal ini paling sering disebabkan oleh adanya infeksi bakteri atau dikenal dengan sebutan infeksi saluran kemih, masalah ini juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi lainnya.

Baca juga: Cara Mengatasi Anyang-Anyangan Secara Akurat?

konsultasi

Apa Penyebab Anyang Anyangan Pada Wanita?

Ketika Anda mengetahui penyebab anyang anyangan pada wanita, maka bisa melakukan penanganan dengan tepat dan mengantisipasi, jangan sampai masalah ini terulang kembali.

1.Jenis kelamin

Dibandingkan para pria, wanita memang mempunyai resiko lebih besar terserang anyang anyangan. Hal tersebut dikarenakan saluran kencing wanita mempunyai bentuk lebih pendek dibandingkan pria, sehingga resiko terserang bakteri E Coli semakin tinggi.

2.Infeksi bakteri klamidia

Bakteri yang biasanya ada pada vagina merupakan satu diantaranya banyak penyebab seorang wanita mengalami keputihan. Jika bakteri sampai masuk kedalam saluran kemih, maka bisa menimbulkan infeksi yang mengganggu dan cuku perbahaya.

3.Kebiasaan membasuh yang salah

Setelah buang air besar, jika Anda terbiasa membilas dari arah belakang ke depan, maka ini menjadi salah satu penyebab anyang anyangan pada wanita terjadi. Cara membilas organ kewanitaan seperti akan membuat bakteri dari anus mudah masuk dan jika mancapai saluran kencing, maka dapat mengembangkan infeksi pada kandung kemih.

4.Kelainan pada saluran kemih

Penyebab anyang anyangan selanjutnya yakni, adanya kelainan pada saluran kemih yang terbawa sejak lahir. Masalah ini akan membuat seseorang tidak dapat mengeluarkan urin seperti biasanya.

Urin yang dikeluarkan justru akan kembali ke dalam kandung kemih. Jika kondisi tidak segera ditangani, maka penderitanya beresiko terserang infeksi saluran kencing dan menyebabkan anyang anyangan.

konsultasi
anyang anyangan pada wanita

5.Kurangnya hormon estrogen

Ketika wanita masuk usia menopause, kadar estrogen dalam tubuh akan menurun. Maka artinya, sistem kekebalan kandung kemih akan menurun, sehingga menjadi lebih rawan terserang infeksi saluran kemih yang pada akhirnya menimbulkan gejala anyang anyangan.

6.Pengantin baru

Nah,pengantin baru mempunyai resiko mengalami infeksi saluran kemih karena kegiatan seksual terus menerus. Meningkatnya kegiatan tersebut tidak jarang membuat bakteri yang ada pada lubang kencing ikut terdorong masuk kedalam saluran kencing.

7.Pengidap diabetes

Kalangan yang mengidap penyakit diabetes bahkan beresiko terserang anyang anyangan. Hal tersebut disebabkan penderita mempunyai hasrat buang air kecil yang tinggi, namun urin yang dikeluarkan sangat rendah. Kondisi ini juga terjadi pada pengidap asam urat atau kalangan yang mempunyai tekanan darah tinggi.

8.Pembesaran prostat

Prostat membesar bisa menekan saluran kencing, sehingga urin akan tertahan dalam kandung kemih. Kondisi ini akan meningkatkan resiko tumbuhnya bakteri dalam kandung kemih, karena urin yang tidak dikeluarkan secara tuntas.

Jika Anda menjadi salah satu kalangan yang merasakan beberapa tanda dan gejala yang menimbulkan rasa tidak nyaman, maka saatnya melakukan konsultasi sekarang di Klinik Apollo atau hubungi 081233881616. Demikian kami sampaikan mengenai anyang anyangan, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.