Penyebab Sering Buang Air Kecil, Jangan Sepelekan!

sering buang air kecil

Sering buang air kecil salah satunya disebabkan karena terlalu banyak minum atau karena kondisi medis tertentu yang tidak boleh disepelekan. Normalnya, buang air kecil dalam sehari yakni 8 kali. Namun, beberapa kalangan bisa mengeluarkan urin melebihi frekuensi tersebut, bahkan perlu bangun di malam hari untuk membuat air kecil.

Terlalu berlebihan konsumsi air atau minum mendekati jam tidur dapat membuat Anda sering buang air kecil, bahkan sampai terbangun. Namun jika Anda sering buang air kecil, padahal tidak dalam jumlah berlebih, perhatikan apakah ada gejala lain yang mungkin dirasakan?

Baca juga: Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil Pada Remaja

konsultasi

Apa Penyebab Sering Buang Air Kecil?

Buang air kecil yang melebihi batas normal dalam jangka panjang dapat menandakan berbagai kondisi medis tertentu. Berikut beberapa masalah yang menyebabkan seringnya buang air kecil, serta gejala lain yang mungkin Anda dapatkan.

1.Infeksi saluran kemih

Rasa ingin buang air kecil memang tidak dapat ditahan, jika bersamaan dengan demam dan rasa tidak nyaman serta nyeri di bagian perut bawah, bisa menjadi tanda adanya infeksi saluran kemih.

2.Kandung kemih terlalu aktif

Sebuah kondisi dimana otot kandung kemih menjalankan kegiatan secara berlebihan, sehingga menyebabkan keinginan untuk buang air kencing walaupun kandung kemih belum dipenuhi dengan urin.

3.Batu ginjal

Kondisi ini merupakan batu mineral yang terbentuk dalam ginjal ketika urin terkonsentrasi. Gejala lainnya pada batu ginjal yakni kencing yang keluar sedikit namun menimbulkan rasa nyeri, sakit perut dibagian bawah, warna urin berubah menjadi keruh hingga gelap, dan ditemukan darah pada urin.

4.Kehamilan

Pada awal masa kehamilan, uterus akan tumbuh membesar dan menekan kandung kemih, sehingga menyebabkan rasa ingin buang air kecil.

5.Diabetes

Sering buang air kecil dengan jumlah urin yang banyak menjadi salah satu gejala diabetes. Hal ini disebabkan karena tubuh berusaha membersihkan glukosa yang tak terpakai pada darah melalui urin.

6.Gangguan prostat

Prostat yang membesar dapat menekan saluran kemih dan menutup aliran urin. Hal tersebut menyebabkan dinding kandung kemih mengalami peradangan dan iritasi. Akibatnya kandung kemih menjadi mudah kontraksi bahkan ketika hanya ada sedikit urin, sehingga sering muncul keinginan untuk buang air kecil.

konsultasi

sering buang air kecil

7.Mengonsumsi obat diuretik

Ini menjadi obat untuk tekanan darah tinggi. Obat diuretic akan membuang cairan dalam tubuh, namun efek sampingnya akan mengakibatkan keinginan buang air kencing secara terus menerus.

8.Faktor psikologis

Rasa cemas yang berlebihan, misalnya rasa khawatir mengenai ekonomi, pasangan, pekerjan, namun tidak bisa menjelaskan penyebabnya secara spesifik. Selain sering buang air kecil gejala lainnya yakni jantung menjadi berdebar-debar, otot menegang, lelah, kesulitan tidur, gemetar, serta gangguan saluran cerna.

Biasanya dokter akan memeriksa urin untuk mengetahui apakah ada senyawa tidak normal pada urin. Beberapa tes diantaranya tes pencitraan, tes urodinamik, dan tes neurologis. Tes pencitraan seperti USG mempunyai tujuan menampilkan gambar dari dalam tubuh penderita.

Tes neurologis mempunyai tujuan untuk memeriksa apakah terdapat gangguan saraf. Sedangkan tes urodinamik berguna untuk periksa seberapa baik keadaan uretra dan kandung kemih Anda.

Penanganan Kondisi Sering Buang Air Kecil

Pengobatan untuk kondisi sering buang air kecil dilihat dari penyebabnya terlebih dahulu. Jika dikarenakan ada infeksi, dokter akan memberi antibiotik. Jika diabetes menjadi penyebab utamanya, maka penanganannya yakni mengontrol gula darah Anda.

Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa lakukan konsultasi bersama kami di Klinik Apollo Jakarta. Lakukan reservasi sekarang juga di 081233881616. Demikian kami sampaikan mengenai sering buang air kecil, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.