Jenis Penyakit Yang Sebabkan Lemah Syahwat

lemah syahwat

Ereksi pada penis terjadi karena mengalirnya sejumlah darah pada pembuluh darah di bagian penis, mengisinya sampai penuh sehingga penis menjadi membesar dan mengeras, lalu kenapa lemah syahwat terjadi?. Ada beberapa kalangan pria yang tidak bisa mengalami ereksi secara normal dan berujung pada kegagalan ereksi dan orgasme. Disfungsi ereksi atau dikenal dengan impotensi merupakan ketidakmampuan penis dalam mencapai kepuasan orgasme yang dilakukan ketika berhubungan seksual.

Kalangan pria yang terserang disfungsi ereksi sudah pasti tidak akan mencapai orgasme. Tetapi pria yang tidak bisa orgasme belum tentu akan mengalami disfungsi ereksi. Penis adalah serangkaian pembuluh darah tidak mengandung otot, karena apabila aliran darah ke penis terganggu akan berakibat pada penyakit tertentu, maka kalangan tersebut kemungkinan mengalami gangguan ereksi atau impotensi.

Baca juga: Sumber Penyebab Lemah Syahwat Pada Pria

konsultasi

Apa Jenis Penyakit Yang Sebabkan Lemah Syahwat?

1.Diabetes

Lemah syahwat sering terjadi pada penderita diabetes dan pada umumnya penderita tidak mempunyai tenaga dalam urusan di ranjang. Penyebabnya yakni glukosa berlebih yang ada pada penderita diabetes tidak bisa diubah menjadi energy, karena kadar hormon insulin dalam tubuh memang sangat rendah.

Maka dari itu kadar gula yang tinggi pada penderita diabetes bisa memperlambat kinerja saraf pria, yang mana berhubungan dengan kepuasan seksual yang dihasilkan tidak dapat terjadi secara maksimal.

2.Kanker

Kalangan pria yang menderita penyakit kanker, kemungkinan akan mengalami impotensi. Karena pada obat-obatan penyembuhan kanker, ada kandungan zat anti androgen. Obat yang mengandung anti androgen pada umumnya digunakan pada obat penyakit untuk menyembuhkan saluran kencing atau pembesaran prostat. Obat ini memang akan menyembuhkan kanker, namun sayangnya cara kerjanya berlawanan dengan sistem produksi hormone pria, sehingga akan mengurangi kejantanan pria.

konsultasi

lemah syahwat

3.Stroke

Stroke pada umumnya akan menyerang seorang paruh baya, namun tidak dipungkiri jika pria dengan usia lebih muda bisa terserang penyakit ini. Pada penyakit stroke, aliran darah yang terserang ke otak akan mempengaruhi jaringan darah pada erektil, sehingga penis tidak bisa ereksi secara maksimal.

4.Jantung

Penyakit jantung terjadi karena adanya pembuluh darah yang sedang tersumbat, ditambah kolesterol yang berlebih pada tubuh, sehingga akan membentuk timbunan lemak di dalamnya dan membuat aliran darah menjadi terhambat. Hal tersebut akan berakibat aliran darah tidak akan mampu mencapai penis secara maksimal dan menjadi penyebab terjadi disfungsi ereksi atau lemah syahwat.

5.Peyronie

Peyronie merupakan salah satu jaringan benjolan mengeras yang ada pada penis, batang penis, atau buah zakar. Kondisi tersebut menyebabkan penis bengkok ketika ereksi jika benjolan pada penis semakin besar. Rangsangan penis mengakibatkan terbentuknya sebuah jaringan parut sebagai pelengkungan penis, penghalang proses penetrasi selama hubungan seksual terjadi.

Apa Penyebab Impotensi Selain Komplikasi Penyakit

Mayoritas penyebab impotensi selain penyakit diatas yakni perubahan gaya hidup seperti merokok. Hampir semua kalangan memahami bahwa rokok bisa menyebabkan seseorang terserang lemah syahwat.

Hal tersebut disebabkan rokok mempunyai nikotin dan kandungan lain yang menjadi penghambat pembuluh darah. Jika pembuluh darah dalam tubuh terhambat, sudah pasti aliran penis menjadi terganggu dan menyebabkan kalangan mengalami impotensi.

Sering mengkonsumsi alkohol juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi, disebabkan alkohol merupakan zat depresan yang bisa memblokir kinerja saraf, sehingga akan menghambat komunikasi antar otak dan bagian tubuh lainnya. Kami Klinik Apollo akan membantu semua masalah Anda. Lakukan reservasi dengan mudah melalui nomor 081233881616. Demikian mengenai lemah syahwat, semoga bermanfaat.

konsultasi

Panduan Penting

Perlu Anda ketahui bahwa setiap artikel ataupun tips yang Kami sediakan di website www.kesehatankelamin.com merupakan referensi dan harap tidak dijadikan sebagai panduan medis yang mutlak.

Sehingga ada baiknya konsultasikan kondisi medis yang Anda alami dengan dokter profesional agar penyakit Anda bisa terpantau dan disembuhkan dengan baik.